Tampilkan postingan dengan label FAUNA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label FAUNA. Tampilkan semua postingan

Kamis, 22 Oktober 2015

Burung Tertua Dan tercerdas Didunia

Burung yang paling cerdas dan tertua di dunia tua di dunia ternyata burung yang berasal dari Benua Australia. Mereka juga ternyata jauh lebih cerdas dari perkiraan manusia.
Burung Tertua Dan tercerdas Didunia
Burung Kakatua Mayor Mitchell berevolusi di Australia menjadi sangat pandai agar dapat bertahan hidup di lingkungan alam Australia yang sangat sulit.

Seorang pakar perilaku hewan dari Pusat Ilmu Syaraf dan Perilaku Binatang di Universitas New England, professor Gisela Kaplan mengatakan Australia, merupakan rumah bagi sebagian burung yang paling tua usianya di planet bumi ini.

Burung-burung itu menurut Kaplan memainkan peran yang sangat penting dalam sejarah burung itu sendiri.

"Burung-burung, seperti kakatua Australia setidaknya punya sejarah sudah hidup di dunia ini selama 90 juta tahun,” katanya.

Kaplan juga mengatakan kemungkinan ada banyak spesies burung lain di planet ini yang sudah hidup sebelum terjadi kepunahan massa 65 juta tahun yang lalu.

Tetapi satu-satunya burung yang mampu bertahan hidup setelah itu berada di timur Gondwanaland, sekarang dikenal sebagai Australia.

"Jadi burung sebenarnya memang berevolusi di Australia," kata Profesor Kaplan.
Burung Tertua Dan tercerdas Didunia
"Burung Australia memiliki usia hidup sangat panjang, hampir dua kali lebih lama dari burung-burung yang hidup di belahan bumi bagian Utara,”

Dia mengatakan ketidakpastian yang keras dari lansekap Australia terkait kebakaran lahan, banjir, dan kekeringan telah memberikan kontribusi bagi kelangsungan hidup mereka dan pengembangan lebih lanjut.

Sedangkan spesies dari belahan bumi utara dengan musim yang lebih mudah diperkirakan dan
sangat sedikit memiliki perbedaan membuat lingkungan mereka kurang menantang.

"Hewan yang hidup di benua yang sulit ini ... harus memiliki banyak akal dan harus memiliki memori yang sangat baik," kata Profesor Kaplan.

Kondisi ini kemudian menurut Kaplan menjadikan burung di benua Australia memiliki kecerdasan yang lebih baik sehingga bisa bertahan hidup lama atau juga sebaliknya karena berumur panjang maka burung di Australia menjadi cerdas.

Selain itu Kaplan juga mengatakan burung ternyata jauh lebih cerdas dari yang diperkirakan manusia serta banyak berbagi karakter yang sama dengan manusia.

Misalnya saja berdasarkan penelitiannya, burung magpies mampu berpikir kognitif seperti memahami konsep dari objek yang dihilangkan sesaat ketika bermain petak umpet.

"Padahal petak umpet merupakan permainan manusia yang secara konsep cukup sulit, “ kata Professor Kaplan.

Seekor burung galah terbang di dekat Rupanyup, Victoria.
Seekor burung galah terbang di dekat Rupanyup, Victoria.

Kemampuan berbahasa juga merupakan salah satu kemampuan yang dimiliki burung.

Menurut Kaplan, Burung memiliki keahlian menyerupai spesies lain atau mimikri yang Ia lebih suka menyebutnya dengan ‘ocehan bayi”.

"Ocehan bayi’ adalah langkah pertama dari mempelajari intonasi dan suara, misalnya saja, berbicara dengan bahasa manusia atau menyanyikan lagu mereka sendiri,” tutur Professor Kaplan.

Dalam beberapa kasus menurutnya kemampuan mimikri kakatua sudah diperluas ke fungsi yang sebenarnya yakni diperlukan untuk kelangsungan hidup.

"Beberapa dari burung itu merupakan master sejak dari masa lalu dalam perilaku menipu, mereka akan memberi pesan peringatan bahaya kepada spesies yang lain agar spesies itu menjauh dan akhirnya mereka akan bisa menguasai sumber makanan untuk mereka sendiri di lokasi yang ditinggalkan,” katanya.

Professor Kaplan juga mengatakan burung-burung juga memiliki kemampuan mengungkapkan emosi. Menurutnya emosi pada burung serupa dengan emosi yang dimiliki hewan seperti anjing atau anak berusia 2 – 3 tahun.

"Mereka memiliki emosi seperti tantrum, sifat serakah, perilaku untuk mencari perhatian, mengamuk karena membutuhkan kasih sayang,memiliki kebutuhan untuk berbicara kepada seseorang dan menunjukkan kasih sayang mereka dengan sangat jelas, "kata Profesor Kaplan.

Berduka juga merupakan bentuk emosi kompleks lain yang ditemukan Profesor Kaplan pada burung.

"Kami tidak pernah menyangka kalau burung bisa mengingat hal-hal yang terjadi di masa lalu atau merencanakan tindakan di masa depan, dan kita sekarang
juga tahu mereka juga merasa berduka karena rasa kehilangan sesuatu di masa lalu dan itu merupakan ekspresi yang sangat kuat,”

Professor Kaplan mengatakan kemampuan komunikasi ini harus terbangun dengan baik pada burung, karena banyak dari mereka hidup berpasangan seumur hidup.

"Itu merupakan waktu hidup bersama yang sangat lama jika Anda terikat selama 60-80 tahun, jadi Anda harus mampu berkomunikasi secara efektif sehingga mereka tidak frustasi"
http://dunia.news.viva.co.id/
Pengetahuan Umum
Pengetahuan Umum Updated at: 10/22/2015 07:37:00 PM
Pengetahuan Umum
Pengetahuan Umum Updated at: 10/22/2015 07:37:00 PM

Selasa, 13 Oktober 2015

10 Fauna Langka Yang Dilindungi

Indonesia dimata dunia dikenal sebagai negara yang memiliki keindahan alam yang menakjubkan, namun bukan hanya itu saja kekayaan negeri ini. Indonesia pun dikenal sebagai negara yang memiliki kekayaan fauna yang begitu beragam, termasuk banyak juga fauna langka yang hanya terdapat di Indonesia. Namun bukannya menjaga fauna yang langka itu agar tetap ada, ada sebagian orang yang tidak bertanggung jawab malah memburunya untuk kepentingan pribadi.

Oleh karena itu, pemerintah Indonesia akhirnya mengeluarkan undang-undang yang mengatur tentang  Fauna langka yang dilindungi di Indonesia. Lalu apa saja  Fauna langka yang dilindungi tersebut? Berikut 10 Fauna langka yang dilindungi di Indonesia.

1. Orang Utan (Pongo pygemus)
Fauna Langka Yang Dilindungi
 Fauna langka yang satu ini mirip seperti kera, namum mempunyai ciri khas tersendiri, yaitu mempunyai rambut yang begitu panjang dibandingkan dengan jenis kera lain. Makanan utama dan kesukaannya yaitu buah-buahan. Di Indonesia,  Fauna  ini tersebar di dataran rendah juga hutan tropis yang terdapat di pulau Kalimantan.

2. Badak Bercula Satu (Rhinoceras sundaicus)
Fauna Langka Yang Dilindungi
Badak Bercula satu ini merupakan salah satu  Fauna yang langka di Indonesia, hanya sekitar 50an ekor saja  Fauna ini yang masih hidup, dan dapat ditemukan di hutan Ujung Kulon.  Fauna ini merupakan jenis  Fauna herbivora alias pemakan daun-daunan.

3. Badak Bercula Dua (Dicerorhinus sumatrensis)
Fauna Langka Yang Dilindungi
Hampir mirip bentuk badannya dengan badak bercula satu, hanya saja yang membedakannya ada dicula dibagian depannya yang berjumlah dua.  Fauna ini hanya bisa ditemukan didaerah Sumatera.

4. Musang Congkok (Prionodon linsang)
Fauna Langka Yang Dilindungi
 Fauna langka yang satu ini beratnya mencapai 5 kg dan mempunyai panjang tubuh sekitar 71cm, dapat ditemukan di wilayah Aceh dan pegunungan Sumatera Barat.  Fauna ini cukup gesit untuk memanjat pohon, sedang makanan kesukaannya adalah mamalaia kecil dan beberapa jenis serangga.

5. Singapuar (Tarsius bancanus)
Fauna Langka Yang Dilindungi
Indonesia harusnya cukup bangga karena memiliki Singapuar yang dijuluki sebagai primata terkecil di dunia.  Faunalangka yang satu ini hanya mempunyai berat tubuh sekitar 80-140 gram dan memiliki panjang tubuh sekitar 12-15 cm, hal ini menjadikan Singapuar cukup layak disebut sebagai primata terkecil di dunia.

 Faunaini mempunyai sepasang mata yang lumayan besar yang ukurannya melebihi volume otaknya sendiri, dan ternyata matanya itu hanya bisa digunakan pada malam hari, sekilas mirip seperti burung hantu. Habitat asli Singapuar terdapat di kepulauan kalimantan, kepualauan Riau, dan kepulauan Sumatera bagian selatan serta tenggara.

6. Ikan Belida (Notopetrus chitala)
Fauna Langka Yang Dilindungi
Dengan berat tubuh dapat mencapai 1 kg dan panjang tubuh mencapai 87,5 cm, cukup besar memang untuk ukuran air tawar. Bentuk tubuh ikan ini seperti pisau, sedang makanan kesukaannya yaitu ikan-ikan kecil serta udang. Habitat asli dari ikan ini adalah di perairan wilayah air tawar di wilayah Jawan dan Kalimantan.

7. Harimau Sumatra (Pantheras tigris sumatra)
Fauna Langka Yang Dilindungi
Harimau Sumatera merupakan  Fauna yang dilindungi oleh pemerintah, keberadaannya kini sungguh memprihatinkan karena jumlah semua Harimau Sumatera hanya tinggal 500an ekor saja. Penebangan hutan yang sembarangan dan perburuan liar dituding sebagai penyebab langkanya  Fauna yang satu ini. Sesuai namanya,  Fauna ini hanya terdapat di daerah Sumatera.

8. Anoa (Bubalus depressicornis)
Fauna Langka Yang Dilindungi
Jika diperhatikan,  Fauna yang satu ini mirip sebuah kambing dengan ukuran yang besar, namun yang membedakan dengan kambing selain ukuran tubuhnya yang besar yaitu adanya tanduk runcing dikepalanya yang panjangnya mencapai 30cm. Anoa termasuk mamalia yang mempunyai kuku genap. Sulawesi merupakan habitat asli  Fauna  ini.

9. Burung Elang Jawa (Spizaetus bartelsi)
Fauna Langka Yang Dilindungi
Burung Elang ini mempunyai bentuk yang sangat gagah, namun sangat disayangkan populasinya kini tinggal 250 ekor saja. Keberadaannya hampir tersebar merata di sekitar hutan di pulau Jawa seperti gunung Anjasmoro, gunung Kawi, gunung Salak, gunung Slamet dan masih banyak lagi yang lainnya. Selain di gunung-gunung,  Fauna ini juga terdapat dibeberapa taman nasional yang ada di Jawa seperti Taman nasional Gunung Gede Pangrango serta Taman Nasional Muara Betiri.

10.Komodo
Fauna Langka Yang Dilindungi
Komodo merupakan  Fauna yang sangat langka karena jumlahnya yang sedikit, hanya terdapat di Indonesia.  Fauna ini juga termasuk spesies kadal paling besar di dunia yang rata-rata memiliki panjang 2-3 meter dan berat bisa mencapai 100 kg.
Di alam bebas, habitat komodo telah mengalami penyusutan dan terancam punah karena aktifitas manusia. Oleh sebab itu, maka IUCN (International Union fot the Conversation of Nature) memasukkan komodo termasuk sebagai hewan yang langka.  Fauna ini pun termasuk salah satu Fauna langka yang dilindungi pemerintah Indonesia.
Pengetahuan Umum
Pengetahuan Umum Updated at: 10/13/2015 08:43:00 PM
Pengetahuan Umum
Pengetahuan Umum Updated at: 10/13/2015 08:43:00 PM