Kamis, 03 April 2014

CARA BUDIDAYA BELUT DALAM TONG

Posted by didin abidin On 4/03/2014 07:21:00 AM | No comments

Pembahasan mengenai cara budidaya belut dalam tong akan dimulai dari persiapan awal hingga masa panen tiba. Tentu dalam hal ini lahan yang tersedia juga sangat dibutuhkan meski tidak membutuhkan lahan yang luas.

Bagaimana cara budidaya belut ini secara lengkapnya, maka berikut bisa teman-teman ketahui secara detail yang disajikan untuk Anda.

1. Perlengkapan


Hal yang paling utama dan pertama sekali yang harus dipersiapkan dalam budidaya belut didalam tong adalah peralatan-peralatan sebagai berikut:
  • Tong atau Drum, disarankan yang terbuat dari bahan plastik agar tidak berkarat.
  • Paralon
  • Kawat Kasa
  • Tandon sebagai penampung air
  • Ember, cangkul, baskom dan juga jerigen.
2. Persiapan dan Teknik Budidaya Belut

Persiapan dan teknik budidaya belut perlu diketahui agar kelak mendapatkan hasil yang maksimal. Disini hal yang perlu diperhatikan adalah media pemeliharaan sebagai tempat berkembang biak atau media tempat membesarkan belut. Dalam hal ini yang perlu diperhatikan adalah sebagai berikut:

A. Drum atau Tong
Drum yang digunakan untuk budidaya belut harus yang tidak bocor dan juga tidak berkarat. Bila drum yang digunakan terbuat dari besi atau kaleng, maka sebaliknya drum tersebut sebaiknya dibersihkan terlebih dahulu dari karat dan lakukan pengecetan ulang dan diamkan sampai kering hingga tidak berbau cat lagi.

Cara mempersiapkan drum atau tong sebagai media budidaya belut dilakukan dengan tahapan-tahapan sebagai berikut ini:
  • Letakkanlah tong pada posisi tanah yang datar. Hal ini dilakukan agar media menjadi lebih luas.
  • Buka bagian tengan drum dan sisakan 5 cm pada bagian sisi kiri dan kanan.
  • Pasang alat sebagai penganjal agar drum tidak menggelinding dan bergerak.
  • Buat saluran pembuangan dibawah tong. Letak saluran pembuangan ini dapat disesuaikan dengan penampungan limbah pembuangan.
  • Buah peneduh tong, sehingga intensitas panas matahari tidak terlalu tinggi dan mengenai langsung ke permukaan drum. Bahan ini dapat dibuat dengan net atau waring dan bisa juga dibuat dengan bahan-bahan yang lebih sederhana lainnya.
B. Media Tanah

Media tanah yang digunakan adalah tanah yang tidak berpasir dan juga tanah yang tidak terlalu liat dan memiliki kandungan hara yang cukup. Dalam hal ini disarankan untuk menggunakan media tanah yang diambil dari sawah. Pematangan media tanah dapat dilakukan dengan tahapan-tahapan sebagai berikut:
  • Masukkan tanah kedalam tong hingga ketinggian 30-40 cm
  • Masukkan air hingga tanah becek namun tidak menggenang.
  • Masukkan EM 4 sebanyak 4 botol kedalam tong.
  • Aduk tanah sebanyak 2 kali sehari hingga tanah menjadi lembut dan gembur.
Perlu diketahui bahwa perlakuan diatas tidak berlaku untuk bahan baku tanah yang diambil dari sawah.

C. Media Instan Bokashi

Media ini dibuat diluar tong yang merupakan campuran dari bahan utama dan bahan campuran. Penggunaan 100 kilo bahan akan menghasilkan 90 kilo media instan bokashi. Untuk setiap tong ukuran 200 liter membutuhkan 40 kilo bokashi. Dalam pembuatan bokashi dibutuhkan bahan-bahan utama sebagai berikut:
  • Jerami padi (40 persen)
  • Pupuk Kandang (30 persen)
  • Bekatul (20 persen)
  • Potongan batang pisang (10 persen)
Bahan dan campurannya terdiri atas
  • EM4
  • Air Sumur
  • Larutan 250 gram gula pasir untuk menghasilkan 1 liter larutan molases.
Cara pembuatan media instan bokashi dilakukan sebagai berikut:
  • Cacah jerami dan potongan batang pisang dan kemudian dikeringkan terlebih dahulu. Tanda bahan yang sudah kering adalah hancur ketika digenggam.
  • Campurkan bahan cacahan diatas dengan bahan pokok lainnya dan aduk hingga merata.
  • Campurkanlah bahan ini sedikit demi sedikit tetapi jangan terlalu basah.
  • Tutup media dengan karung goni atau terpal selama 4-7 hari. Bolak balik campuran agar tidak membusuk.
D. Mencampur Media Tanah dan Media Bokashi

Untuk mencapur media tanah dan media bokashi dapat dilakukan dengan tahapan-tahapan sebagai berikut:
  • Masukkan media Bokashi kedalam tong dan aduk hingga merata.
  • Masukkan air kedalam tong hingga ketinggian 5 cm dan diamkanlah hingga terdapat plankton atau cacing (sekitar 1 minggu) selama proses ini berlangsung tong tidak perlu ditutup.
  • Keluarkan air dari tong dan ganti dengan air baru dengan ketinggian yang sama.
  • Masukkkan tumbuhan air yang tidak terlalu besar sebanyak 3/4 bagian dan ikan-ikan kecil.
  • Masukkan vetsin secukupnya sebagai perangsang nafsu makan belut dan diamkan selama 2 hari.
Dalam hal ini yang perlu diperhatikan adalah ketinggian seluruh media, kecuali media tumbuhan air tidak lebih dari 50 cm.

E. Masukkan bibit belut

Setelah seluruh media budidaya diatas dipersiapkan, maka tahapan selanjutnya adalah menebarkan bibit belut. Bibit yang ditebar sebaiknya sebanyak 2 kg atau dengan jumlah bibit sebanyak 160-200 ekor.

3. Perawatan

Perawatan belut yang dibudidayakan didalam tong relatif lebih mudah karena pemantauan budidaya juga relatif kecil. Tetapi demikian perawatan harus tetapi diperhatikan, diantaranya adalah:

a. Pemberian Pakan
Sebenarnya tidak ada aturan baku tentang volume pemberian pakan. Tetapi sebaiknya pakan diberikan 5 persen dari jumlah bibit yang ditebarkan. Pakan yang diberikan sebaiknya terdiri dari cacing, kecebong, ikan-ikan kecil, dan cacahan keong mas atau bekicot. Pemberian pakan diberikan pada hari ke-3 setelah bibit ditebar didalam tong. Pemberian pakan sebaiknya dilakukan pada sore hari seperti kebiasaan belut makan dialam bebas, yaitu sore dan malah hari.

b. Pengaturan Air
Pengaturan air sangat diperlukan untuk membuang sisa makanan agar tidak menumpuk dan menimbulkan penyakit bagi belut. Pengaturan air ini dapat dilakukan dengan cara mengalirkan air bersih kedalam tong. Sebaiknya air yang masuk berupa percikan air, dan hal ini sangat cocok dilakukan dengan menggunakan pipa paralon sebagai media aliran. Sementara untuk saluran pembuangan dapat dilakukan dengan membuat lobang pada tong di ketinggian 8 cm dari genangan air pada media. Selain itu untuk mengatur pembuangan sisa kotoran percikan air juga sangat bermanfaat untuk menambah oksigen.

c. Perawatan Tanaman Air

Tanaman air ini juga digunakan sebagai penjaga kelembaban tempat budidaya dan juga menjaga belut dari kepanasan.

d. Pemberian EM4
EM4 berfungsi untuk menetralisir sisa-sisa pakan. Selain itu juga berfungsi untuk mengurangi bau. EM4 diberikan 2-3 kali sehari dengan dosis 1/2 sendok makan yang terlebih dilarutkan dalam 1 liter air.

e. Perawatan Disekitar Lokasi

Perawatan di sekitar lokasi ini dilakukan untuk menjaga tong dari tanaman liar, lumut, dan hama maupun predator pemangsa seperti ayam.

4. Pemanenan

Pemanenan belut sudah dapat dilakukan setelah 3–4 bulan masa budidaya dilakukan atau sesuai dengan keinginan kita dan keinginan (permintaan) pasar. Pemanenan untuk media drum / tong tentunya lebih mudah , dan belut hasil budidaya siap dipasarkan.
Sumber

Rabu, 02 April 2014

Cara Membuat Batagor

Posted by didin abidin On 4/02/2014 07:22:00 PM | No comments
Resep Membuat Batagor | Siapa sih yang tidak kenal dengan makanan khas bandung ini, makanan sekaligus camilan berbahan dasar tahu ini telah menjadi ikon kuliner kota kembang, Bandung. Perpaduan antara bumbu saus kacang dengan sambal pedas serta kecap manis menjadikan Batagor ini cocok dimakan kapan pun, namun saran saja untuk memakan batagor, usahakan pada waktu masih panas karena kalau di makan sewaktu dingin rasanya kurang begitu nikmat.

Cara membuat batagor ini sangat simpel sekali, tidak seperti cara membuat baksoyang sangat rumit di karenakan harus memiliki keahlian khusus untuk mendapatkan rasa kenyal dan enak. Namun ada satu tips yang harus diperhatikan yaitu ketika menggoreng batagor sebaiknya semua bagian tahu dan pangsit terendam minyak (Deep Fried) agar rasa batagor lebih gurih dan enak. Nah sekarang kita persiapkan bahan-bahannya yuk.

Bahan-Bahan Untuk Membuat Batagor

  • 250 gr ikan tenggiri, haluskan
  • 250 ml air es
  • 250 gr tepung kanji
  • 2 batang daun bawang, iris tipis
  • 2 batang seledri, iris tipis
  • 3 siung bawang putih, cincang halus
  • ½ - 1 sdt garam
  • ½ sdt merica bubuk
  • 6 buah tahu putih, potong sesuai selera
  • 8 lembar kulit pangsit
  • minyak secukupnya (untuk menggoreng)
Resep Batagor | Cara Membuat Batagor

Bahan-Bahan Untuk Membuat Saus Kacang:

  • 300 gram kacang tanah goreng
  • 2 buah cabai merah
  • 5 siung bawang putih
  • 100 gram gula merah
  • 400 ml air matang

Cara Membuat Saus Kacang:

  1. Haluskan semua bahan menggunakan blender.
  2. Masak dengan api sedang hingga mendidih dan bumbu mengental

Cara Membuat Batagor:

  1. Campur ikan dan air es, uleni sampai adonan tercampur rata. Tambahkan tepung kanji, daun bawang, seledri, bawang putih, merica dan garam, aduk rata. Bagi adonan menjadi 3 bagian masing-masing utk isi tahu, isi pangsit dan satu bagian untuk bakso.
  2. Potong diagonal masing-masing tahu menjadi 2 bagian (bentuk segitiga). Lubangi potongan tahu ditengahnya, sisihkan remah-remahnya. Campurkan adonan untuk isi tahu dengan remah-remah tahu, lalu isikan adonan tersebut ke dalam tahu. Lakukan hingga semua tahu terisi, sisihkan. Ambil selembar kulit pangsit isi dengan adonan ikan, satukan ujung-ujungnya ke atas, hingga sisi-sisinya saling merekat. Lakukan hingga kulit pangsit habis, sisihkan.
  3. Panaskan minyak goreng yang banyak dalam wajan, goreng tahu isi dan pangsit hingga kuning kecoklatan, angkat, tiriskan, sisihkan.
  4. Ambilkan sisa adonan ikan, bentuk dengan bantuan 2 sendok, langsung masukkan ke dalam minyak panas. Goreng hingga kuning kecoklatan, angkat, tiriskan, sisihkan.
  5. Taruh tahu isi, pangsit dan bakso goreng di atas piring saji, biarkan utuh atau potong-potong, tuang saus kacang di atasnya. Hidangkan dengan saus cabai dan kecap manis, lalu beri perasan air jeruk limau.
Batagor (akronim dari bakso tahu goreng) adalah makanan yang berasal dari daerah Bandung dengan mengadaptasi gaya Tionghoa-Indonesia dan kini sudah menyebar hampir di seluruh Indonesia. Batagor memang paling pas jika di padukan dengan saus sambal kacang, karena jika dipadukan dengan lainnya rasa batagor dari ikan tengiri dan tahu akan hilang dan terasa hambar. Itu dulu ya resep dan cara membuat batagor yang Cupcake Artist berikan, semoga bermanfaat untuk sahabat semuanya.
Sumber

CARA MENGHILANGKAN BEKAS LUKA DENGAN CEPAT SECARA ALAMI

Posted by Galeri Berita On 4/02/2014 07:57:00 AM | No comments
Setiap orang tentu pernah mengalami luka yang disebabkan berbagai macam hal. Setiap luka yang terjadi di kulit pastinya akan meninggalkan bekas. Dengan adanya bekas luka pada kulit, tentunya mengganggu penampilan dan membuat rasa tidak percaya diri. Untuk itu, banyak orang ingin menghilangkan bekas luka di kulitnya. Akan tetapi, hal ini bukanlah hal yang mudah. Karena, jika dilakukan dengan tidak benar justru akan membuat bekas luka menjadi tidak pernah hilang selamanya.
Terdapat berbagai macam cara untuk menghilangkan bekas luka di kulit. Akan tetapi, cara yang paling aman digunakan adalah cara alami. Dengan cara alami, tentunya kita dapat meminimalisir terjadinya efek samping yang ditimbulkan. Untuk lebih jelasnya, mari kita simak

Cara Cepat Menghilangkan Bekas Luka Secara Alami

1.Madu
Madu selain bermanfaat untuk kesehatan tubuh, ternyata juga mempunyai peran dalam menghilangkan berkas luka dan noda hitam pada kulit. Caranya cukup mudah. Oleskan madu pada daerah bekas luka dan diamkan selama semalam. Lakukan cara ini setiap hari dengan rutin hingga Anda memperoleh hasilnya.

2.Mentimun
Mentimun terkenal akan khasiatnya, salah satunya adalah menghilangkan bekas luka. Untuk menghilangkan bekas luka menggunakan mentimun cukup mudah. Caranya dengan memotong kecil-kecil mentimun kemudian blender atau tumbuk hingga halus. Oleskan pada bekas luka selama semalaman. Untuk memperoleh hasil yang baik, lakukan secara rutin setiap hari hingga bekas luka menghilang.

3.Lidah Buaya
Kandungan asam amino dan ligmin dalam lidah buaya berfungsi sebagai zat perangsang tumbuhnya sel kulit baru, dan asam aminonya sendiri berfungsi untuk melembabkan kulit. Gel lidah buaya digunakan untuk mengilangkan bekas luka, terutama luka bakar. Caranya cukup dengan mengoleskan gel lidah buaya pada bekas luka Anda. Lakukan 2-3 kali dalam sehari dengan rutin.

4. Minyak Zaitun
Minyak zaitun dipercaya mampu menghilangkan bekas luka serta bekas jerawat di wajah dan tubuh. Caranya dengan mengoleskan minyak zaitun secara rutin pada bekas luka dan jerawat. Bekas luka pun akan memudar kemudian hilang dengan sendirinya.

5. Teh Hijau
Kandungan antioksidan dalam teh hijau mempunyai kekuatan 200 kali lebih baik daripada vitamin E. hal ini sudah terbukti dalam mengurangi aktivitas hormon penyebab dari jerawat, mengurangi terjadinya peradangan kulit, mengontrol terjadinya produksi minyak dalam kulit juga menghilangkan bekas luka akibat jerawat. Selain dikonsumsi untuk minuman, daun teh hijau juga dijadikan sebagai toner. Caranya dengan membasahi kapas atau handuk kecil menggunakan air daun teh hijau yang telah diseduh. Usapkan kapas ataupun handuk kecil di bagian luka yang telah Anda bersihkan sebelumnya.

6. Jeruk Nipis
Kandungan vitamin pada jeruk nipis mampu menghilangkan bekas luka di kulit . Caranya, ambil 1 buah jeruk nipis dan belah menjadi beberapa bagian. Oleskan di bagian bekas luka kulit Anda, dan bilas dengan menggunakan air hangat. Untuk penggunaan yang pertama, mungkin kulit akan sedikit perih, hal ini dikarenakan proses penghilangan noda hitam di kulit, sehingga Anda tak perlu khawatir.
Inilah cara yang dapat Anda terapkan untuk menghilangkan bekas luka di kulit. Lakukan dengan benar dan baik untuk memperoleh hasil yang maksimal. semoga bekas luka Anda dapat hilang secara cepat dengan mengikuti arahan dari artikel cara cepat menghilangkan bekas luka secara alami ini.
Sumber

CARA MEMBUAT KEJU OLAHAN DI RUMAH

Posted by Galeri Berita On 4/02/2014 07:48:00 AM | No comments
Cara Membuat Keju Olahan Sendiri – Keju ialah produk turunan susu yang banyak digemari oleh masyarakat dunia. Keju dapat dibuat dari bahan dasar susu sapi, susu kambing, susu domba, susu kerbau mapaun susu kuda. Semakin lama proses penyimpanan keju, semakin enak rasanya dan mahal harganya. Keju sering digunakan untuk bahan tambahan makanan atau dalam pembuatan kue. Keju memiliki rasa asin dan gurih yang khas, namun ada pula keju yang rasanya tawar (unsalted).
Cara Membuat Keju

Cara Membuat Keju
Kandungan gizi yang kaya pada sepotong keju, menjadikannya sebagai makanan sehat yang nikmat bila diolah dengan benar. Kandungan gizi pada sepotong keju anatar lain adalah kalsium, vitamin, mineral, protein dan fosfor. Didunia ini ada berbagai jenis keju, diantaranya ada beberapa yang terkenal yaitu keju cheddar, keju edam, keju mozzarella dan keju parmesan. Keju cheddar adalah yang paling sering kita temui di Indonesia. Keju cheddar yang memiliki merk “Craft” adalah yang paling banyak dijual di toko-toko dan dibuat menjadi makanan berupa roti, burger, dan makanan lainnya. Keju edam bagi sebagian orang sering disebut dengan keju ball. Karena memang bentuknya seperti bola dengan lapisan parrafin berwarna merah dibagian luarnya. Keju mozzarella adalah keju yang memiliki tekstur lembut sehingga mudah dibentuk dan mudah meleleh. Keju mozzarella seringkali digunakan untuk membuat topping pizza, macaroni schootel, spaghetti dan lain sebagainya. Sedangkan keju parmesan memiliki aroma yang lebih kuat dibanding 3 jenis keju yang telah dijelaskan tadi. Keju parmesan biasa untuk memasak spaghetti, pizza, dan pasta.
Bagi Anda penggemar keju, tentunya akan sangat menyenangkan bila dapat menyaksikan proses pembuatan keju secara langsung. Namun, bila kita belum mendapatkan kesempatan itu, ada yang lebih menyenangkan nih, membuat keju sendiri. Membuat keju sendiri sangat menyenangkan, karena kita menyiapkan dari awal bahan-bahannya, mengolahnya, menyimpan sampai mencicipinya sendiri apakah sudah mirip rasanya dengan keju di pasaran? Kalau dirasa belum, mungkin Anda dapat berimprovisasi dengan bahan pada resep yang jadi panduan Anda. Atau mungkin saja Anda juga bisa membuat rasa unik pada keju buatan sendiri!
Untuk Anda yang tertarik membuat keju sendiri, yuk simak resep sederhana dari Abwaba berikut ini:

Cara Membuat Keju Olahan Sendiri
Bahan-bahan:
2 gelas susu sapi segar
4 endok teh cuka makan atau bisa diganti dengan air jeruk lemon
Garam secukupnya

Cara Membuat:
Masak susu dalam panci hingga mendidih. Aduk aduk agar susu tidak lengket pada panci atau hangus.
Bila sudah mendidih, diamkan rebusan susu selama beberapa menit. Lalu tambahkan 4 sendok air cuka atau air lemon, dengan tujuan untuk memisahkan bagian zat cair pada susu (whey) dengan bagian zat padat pada susu. Kemudian aduk sampai merata selama kurang lebih 5-10 menit.
Setelah zat padat terpisah, siapkan sebuah saringan yang telah dilapisi kain bersih yang digunakan untuk menyaring susu.
Saring sampai benar-benar terpisah dari air
Campur gumapalan susu yang telah disaring dengan garam secukupnya.
Masukkan kedalam wadah bersih lalu biarkan sampai dingin
Masukkan kedalam lemari es, setelah mengeras dapat dinikmati seperti biasa.
Itulah cara membuat keju dengan resep yang sederhana, yang dapat Abwaba.com berikan untuk para pembaca sekalian. Semoga kita terbiasa lebih kreatif , sehingga tidak perlu mengeluarkan uang banyak untuk bahan makanan yang bisa dibuat sendiri. Resep ini dapat Anda improvisasikan agar memperoleh citarasa keju yang Anda inginkan. Demikian artikel cara membuat keju, semoga bermanfaat!
Sumber